BAB
I
PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
Manusia adalah makhluk
yang sangat unik karena manusia berbeda dengan makhluk lainnya. Sebagaimana
yang kita tahu manusia adalah makhluk sosial, dalam menjalankan kehidupan
sehari-hari manusia satu dengan manusia yang lainnya pasti akan berinteraksi,
baik dalam lingkungan kecil atau lingkungan besar atau dalam kelompok tertentu.
Zaman sekarang banyak individu lupa atau
bahkan tidak tahu bagaimana bersikap baik pada saat melakukan interaksi dengan
individu lainnya, hal ini sering terjadi pada remaja atau anak-anak yang mulai
tumbuh menjadi dewasa muda yang bersikap kurang sopan terhadap orang lain yang
lebih muda, setara atau bahkan lebih tua dari remaja itu sendiri. Sikap yang
kurang baik inilah yang nanti nya dapat membentuk remaja yang ada pada saat ini
menjadi pribadi yang kurang baik dan menjadi pribadi yang tidak perduli
terhadap sikap dan perbuatannya terhadap individu lain.
Topik ini diambil karena banyak ditemukan individu yang
bersikap kurang ramah dan cenderung bersikap kurang sopan terhadap individu
lainnya, Banyak kajian dilakukan untuk merumuskan pengertian sikap,
proses terbentuknya sikap, maupun perubahan. Banyak pula penelitian telah
dilakukan terhadap sikap kaitannya dengan efek dan perannya dalam pembentukan
karakter dan sistem hubungan antar kelompok. Banyak sosiolog dan psikolog
memberi batasan bahwa sikap merupakan kecenderungan individu untuk merespon
dengan cara yang khusus terhadap stimulus yang ada dalam lingkungan sosial.
Sikap merupakan suatu kecenderungan untuk mendekat atau menghindar, posotitif
atau negative terhadap berbagai keadaan sosial, apakah itu institusi, pribadi,
situasi, ide, konsep dan sebagainya (Howard dan Kendler, 1974;Gerungan, 2000).
Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode studi
kepustakaan. Pemilihan metode ini karena penelitian yang dilakukan ditujukan
untuk mengidentifikasi masalah sikap sosial dengan mengacu pada
literatur-literatur, artikel-artikel, buku referensi serta hasil penelitian
sebelumnya yang sejenis yang berguna untk mendapatkan landasan teori mengenai
masalah yang akan diteliti ( Sarwono:
2006)
Permasalah tentang sikap di lingkungan remaja ini akan
berdampak sangat besar jika tidak segera ditangani, hal ini dapat membentuk remaja
yang tidak acuh pada lingkungan sekitarnya, bersikap sebagaimana yang mereka
inginkan, dapat melakukan hal apa saja yang mereka mau, hilangnya kesadaran
untuk saling menghormati sesama manusia.
Metode
yang digunakan adalah Metode pendekatan terhadap individu dan memberikan
Bimbingan dan Penyuluhan (Guidance and Counseling) terhadap individu terebut.
1.2
Perumusan masalah
1. Apa
pengertian dari sikap ?
2. Bagaimana
Individu khususnya remaja bersikap terhadap individu lain?
3. Apa
saja dampak dari sikap remaja saat ini?
4. Bagaimana
cara mengatasi masalah individu yang bersikap kurang baik?
1.3
Tujuan Penelitian
Tujuan utama dari penelitian sikap remaja di era globalisasi
ini adalah untuk mengetahui hal-hal atau perlakuan yang dilakukan oleh remaja dalam
berinteraksi dengan orang yang berada disekitarnya. Berikut adalah penjabaran
dari tujuan masalah pada penelitian sikap remaja di era globalisasi
a. Mengetahui
pengertian dari sikap
b. Mengetahui
bagaimana individu khususya remaja saat bersikap terhadap individu lain
c. Mengetahui
dampak dari sikap remaja saat ini
d. Mengetahui
cara mengatasi masalah individu yang bersikap kurang baik
1.4
Batasan masalah
Pembatasan masalah merupakan batasan–batasan yang dimaksudkan
untuk membatasi topik permasalahan agar tidak menyimpang dari pokok bahasan. Btasan
masalah pada penelitian ini adalah sebagai berikut
a. Penelitian
hanya dilakukan pada remaja dengan umur 13 sampai 16 tahun
b. Penelitian
hanya dilakukan pada 30 orang remaja
c. Penelitian
yang dilakukan hanya pada sikap remaja saat berinteraksi terhadap orang lain
d. Penelitian
yang dilakukan hanya dengan mengamati sikap remaja pada sat berinteraksi dengan
orang lain